Rabu, 27 Desember 2017

MAKAN BERSAMA


Lebih dari 10 tahun usia pernikahannya. Segalanya berjalan biasa. Kalau di tanya bagaimana rasanya, di jawab bahagia. Tak banyak problem dalam keluarga.

Namun begitu di renung, seperti ada yang hambar terasa. Semua nampak terlalu biasa. Kalaupun ada hal istimewa, itu hanya sesekali saja.

Ibarat tanaman sedang layu atau jenuh rasa, sekalipun seiring hujan turun, nantinya akan kembali seperti semula. Menyelidik mencari jawaban karena sebab apa kiranya.

Ternyata ada hal sederhana dalam keluarga, yang menjadi pupuk dalam berkeluarga. Dan bila ada, insyaa Alloh ikhtiyar bahagia dalam keluarga terjaga.

" Makan sepiring berdua".  Pekerjaan sederhana. Dan hampir semua suami istri bisa. Tapi faktanya banyak yang melakukan hanya waktu formalitas saat resepsi pernikahan saja.

Begitu hari-hari biasa, jarang yang bisa. Kalau ndak alasannya lupa, ndak tau manfaatnya. Ada yang alasannya malu di lihat anggota keluarga atau di lihat tetangga.

Makan berdua mudah bagi suami istri yang bervisi sama. Sulit bagi yang hati keduanya  sedang terkena hama.
Mudahnya mengenali suasana hati, dari aktivitas bersama. Dan makan bersama, terhitung mudah nan sederhana dan dalam sehari beberapa kali di lakukan bisa.

Bahkan bisa meningkat kepada  "maka bersama sekeluarga" .
Akan ada banyak cerita istimewa dari nampan besar di atas meja. Cerita bagaimana orang tua menyuapi anaknya dan bisa juga sebaliknya.

Sebuah parenting, yang mampu mentransformasi energi bahagia.

Bila sunah Rasulullah di tegakkan dalam makan bersama. Di tambah makan dengan tangan kanan dan membaca doa.

Kemudian sambil duduk dan makan yang dekat darinya. Makan pun dengan tangan kanan.


Dengan sunnah, semakin bertambah  barokah dalam keluarga. Bukan hanya menjadi keluarga bahagia akhirnya, tapi juga keluarga yang istimewa...semoga !!

membangun suatu yang harmonis itu tidaklah susah ternyata dalam sepasang insan yang sudah halal, hanya saja terkadang rasa malu mengikuti tapi sebenarnya tidaklah susah untuk mengembalikan semua hasrat yang dulu pernah ada dan singgah.


Semoga Bahagia itu sepanjang Hayat








Dukuh Legetang Jawa Tengah...Desa Yang Hilang Dalam Semalam! (Kisah Kota Sodom di Indonesia)


Ada sekelumit kisah nyata yang pernah terjadi pada sebagian bangsa ini yang mungkin kita telah lupa. Dan sayangnya, peristiwa yang penuh dengan pelajaran ini sama sekali tidak disinggung-singgung sedikit pun di dalam buku pelajaran di sekolah. Kita dan anak-anak kita tidak pernah tahu jika ada suatu desa yang penduduknya nyaris sama dengan kaum Sodom-Gomorah, senang bermaksiat, yang terkubur seluruhnya dalam satu malam hingga tidak bersisa. Satu desa bersama seluruh penduduknya lenyap dalam satu malam tertutup puncak sebuah gunung yang berada agak jauh dari lokasi desa itu.

Inilah kisah tentang Dukuh Legetang, yang masuk dalam wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Kejadiannya di tahun 1955.
Pada saat itu, Dukuh Legetang yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, merupakan sebuah dukuh yang makmur. Berbagai kesuksesan di bidang pertanian menghiasi kehidupan dukuh (desa) itu.

Penduduknya cukup makmur dan kebanyakan para petani yang cukup sukses. Mereka bertani sayuran, kentang, wortel, kobis, dan sebagainya.

Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah dan sayur yang dihasilkan juga lebih baik dari yang lain.

Namun bukannya mereka bersyukur, dengan segala kenikmatan ini mereka malah banyak melakukan kemaksiatan. Barangkali ini yang dinamakan “istidraj” atau disesatkan Allah dengan cara diberi rezeki yang banyak namun orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan.

Masyarakat Dukuh Legetang umumnya ahli maksiat. Perjudian di dukuh ini merajalela, begitu pula minum-minuman keras. Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger, sebuah kesenian tradisional yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan. Ada juga anak yang malah melakukan kemaksiatan bersama ibunya sendiri. Beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh ini.

Pada suatu malam, 17 April 1955, turun hujan yang amat lebat di dukuh itu. Tapi masyarakat Dukuh Legetang masih saja tenggelam dalam kemaksiatan. Barulah pada tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti sebuah bom besar dijatuhkan di sana, atau seperti suara benda yang teramat berat jatuh. Suara itu terdengar sampai ke desa-desa tetangganya. Namun malam itu tidak ada satu pun yang berani keluar karena selain suasana teramat gelap, jalanan pun sangat licin.

Pada pagi harinya, masyarakat yang ada di sekitar Dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu barulah keluar rumah dan ingin memeriksa bunyi apakah itu yang terdengar amat Cumiakkan telingan tadi malam. Mereka sangat kaget ketika di kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah terbelah, rompal. Dan mereka lebih kaget bukan kepalang ketika melihat Dukuh Legetang sudah tertimbun tanah dari irisan puncak gunung tersebut. Bukan saja tertimbun tapi sudah berubah menjadi sebuah bukit, dengan mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini sudah menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan Dieng…

Seperti diceritakan oleh salah satu saksi hidup peristiwa ini, Toyib (71) ‘’Suara ‘guntur ’-nya (sebutan longsor di daerah setempat) itu sampai terdengar ke rumah saya. Padahal, rumah saya Desa Kepakisan,’’ kisah Toyib yang saat peristiwa itu berusia 11 tahun. Lanjut Toyib, akan tetapi karena gelapnya malam dan hawa dingin menusuk tulang, membuat warga yang mendengar suara mengejutkan itu tidak berani keluar rumah untuk memeriksanya.
Baru esok paginya diketahui, ternyata suara itu berasal dari longsoran lereng sisi tenggara Gunung Pengamun-amun yang tepat menimpa Dukuh Legetang. Dari kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah ‘rompal’ (Jw. Terbelah).

Bukan saja tertimpa tapi juga berubah menjadi sebuah bukit yang mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini berubah menjadi gundukan tanah menyerupai bukit.

Menyadari peristiwa itu, sontak masyarakat di sekitar Dukuh Legetang terkejut. Kemudian banyak yang berteriak ‘Legetang guntur !’, situasi saat itu menjadi ramai dan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melihat lokasi kejadian.
‘’Walaupun dusun yang lain juga hampir sama, tapi Dukuh Legetang sudah terlalu parah, terutama maksiat-maksiat masalah seks bebas,’’ kata Toyib.

Dari 351 korban jiwa, terdapat 19 orang yang berasal dari luar Dukuh Legetang. Sementara itu, masih ada dua orang warga asli Legetang yang selamat dari bencana tersebut.

‘’Yang hidup cuma disisakan dua sama Allah, itu perempuan semua. Mungkin disisakan dua biar untuk sejarah keadaan desa sini, tapi sekarang sudah meninggal,’’ imbuhnya.

Masyarakat sekitar terheran-heran. Seandainya Gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu pasti hanya akan menimpa lokasi di bawahnya. Akan tetapi kejadian ini jelas bukan longsornya gunung. Antara Dukuh Legetang dan Gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Namun sungai dan jurang itu sama sekali tidak terkena longsoran. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu malam tadi terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.

Siapa yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Yang Maha Kuasa?

Quote:

Dan apabila gunung-gunung diterbangkan,” (QS. at-Takwir: 3).
Untuk memperingati kejadian itu, pemerintah setempat mendirikan sebuah tugu yang hari ini masih bisa dilihat siapa pun.

Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:

Quote:

“TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG
SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA
SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN
PADA TG. 16/17-4-1955

Salah seorang saksi tragedi Legetang, Suhuri warga Pekasiran RT 03/04 yang kini berusia sekitar 72 tahun mengatakan, musibah terjadi malam hari pukul 23.00 saat musim hujan. ”Saya dan beberapa teman malam itu tidur di masjid. Saya baru dengar kabar gunung Pengamunamun longsor jam tiga pagi,” katanya. Suhuri mengaku lemas seketika begitu mendengar kabar tersebut, karena kakak kandungnya, Ahmad Ahyar, bersama istri dan 6 anaknya tinggal di dusun Legetang. Namun Suhuri maupun keluarganya dan warga lain tak berani langsung ke dusun yang berjarak sekitar 800 meter dari pusat desa Pekasiran, karena beredar kabar tanah dari lereng gunung Pengamunamun masih terus bergerak.

Lenyapnya desa Legetang dan penghuninya juga menyimpan misteri, karena Suhuri dan beberapa warga Desa Pekasiran lain seusianya yang kini masih hidup mengatakan, antara kaki gunung sampai perbatasan kawasan pemukiman di dusun itu sama sekali tidak tertimbun, padahal jaraknya beberapa ratus meter. ”Longsoran tanah itu seperti terbang dari lereng gunung dan jatuh tepat di pemukiman. Sangat aneh”, kata Suhuri sembari menjelaskan, gejala lereng gunung akan longsor sudak diketahui 70 hari sebelum kejadian. Para pencari rumput pakan ternak dan kayu bakar untuk mengasap tembakau rajangan di samping untuk memasak, melihat ada retakan memanjang dan cukup dalam di tempat itu. Tapi tanda-tanda tadi tak membuat orang waspada, meski sering jadi bahan obrolan di Legetang. Orang baru menghubung-hubungkan soal retakan di gunung itu setelah Legetang kiamat,” katanya.

Waktu itu semua orang tercengang dan suasana mencekam melihat seluruh kawasan dusun Legetang terkubur longsoran tanah. Tak ada sedikit pun bagian rumah yang kelihatan. Tanda-tanda kehidupan penghuninya juga tak ada, kenang Suhuri.
Sungguh kisah tenggelamnya dukuh Legetang ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa azab Allah swt yang seketika itu tak hanya terjadi di masa lampau, di masa para nabi, tetapi azab itu pun bisa menimpa kita di zaman ini. Bahwa sangat mudah bagi Allah swt untuk mengazab manusia-manusia lalim dan durjana dalam hitungan detik. Andaikan di muka bumi ini tak ada lagi hamba-hamba-NYa yang bermunajat di tengah malam menghiba ampunan-Nya, mungkin dunia ini sudah kiamat.

Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah (bekas) dukuh Legatang maka akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang jalan itu Anda mungkin akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai jilbab panjang dan atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu masyarakat yang agamis, bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga desanya yang penuh dengan kemaksiatan. Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke masjid untuk mendengarkan kajian dari Ustadz Muhammad As Sewed. Ya, hampir semua masyarakat Pakisan aktif mengikuti kajian dan da’wah.

Setiap kejadian dan musibah yang dihadirkan didepan kita,itu mengajarkan kepada kita bahwa kita harus benar-benar tahu dan meyakinkan sebenarnya fungsi dan untuk apa kita diciptakan didunia ini. sekali lagi dari setiap kejadian dan musibah itu adalah sebuah peringatan bagi seluruh umat manusia

Alhamdulillah.

Wallahu a’lam bisshawab.



Foto : Ragam Sumber

Disadur melalui :
https://m.kaskus.co.id/thread/56d540a992523307168b4576/dukuh-legetang-desa-yang-hilang-dalam-semalam/


Selasa, 26 Desember 2017

Tipe dan Jenis Mobil Idaman


Sejak pertama kali mobil di temukan dan diperkenalkan dengan menggunakan tenaga uap tahun 1672, sejak saat itu mobil telah menjadi bagian hidup manusia. Kalau dahulu mobil hanya berfungsi untuk mencapai tempat tujuan dengan lebih cepat, dahulu rata-rata kecepatan mobil hanya 10 mph atau lebih, sekarang mobil bisa mencapai kecepatan rata-rata di kisaran 150-200 mph. Fitur kecepatan bukan satu-satunya atribut yang telah mengalami perubahan, pengembangan mobil hampir terjadi di semua sisi dan pada gilirannya dapat membantu kita dalam mengklasifikasikan mobil dalam kategori yang berbeda. Zaman sekarang ada begitu banyak produsen mobil yang menawarkan berbagai jenis model yang memanjakan kita dengan berbagai pilihan sesuai selera. Dengan begitu banyaknya model mobil, memahami setiap jenis model dan fungsinya dapat membantu menentukan mobil mana yang akan kita miliki.

Tipe mobil yang ada sekarang :

1. Mobil convertible

Mobil Convertible adalah mobil kecil dengan atap yang dapat dilipat, sehingga memungkinkan pengguna untuk merubah mobil dari kendaraan yang tertutup ke tipe terbuka . Terdapat dua varian mobil jenis ini - convertible soft top , dimana atap terbuat dari vinyl atau kanvas , dan hard convertible , dimana atap terbuat dari plastik atau baja . Atap ditarik dilipat dan ditempatkan di dalam atau di atas bagasi kendaraan. Beberapa convertible menggunakan lipat manual, sementara yang lain ada yang secara otomatis seperti mobil convertible model sekarang . Kadang-kadang , memisahkan atap bisa menjadi tugas yang membosankan, dan membeli varian power- assisted dapat menghemat banyak masalah . Meskipun sebagian besar convertible dua - seater dan memiliki dua pintu , convertible empat - seater dengan dua atau empat pintu juga tersedia . Beberapa convertible populer yang kita bisa melihat di jalan-jalan hari ini adalah Ford Mustang , Volkswagen New Beetle , Dodge Avenger , Mitsubishi Eclipse Spyder , Pontiac Sunfire.

2. Mobil Coupe

Coupe merupakan mobil kecil dengan dua pintu mobil dan dua tempat duduk penumpang (seater), ada juga yang  empat-seater, dengan atap yang biasanya cenderung ke arah belakang. Desain unik dari sebuah coupe empat-seater - dan interior yang relatif sempit dengan jarak antara kursi depan dan belakang berkurang drastis, membuatnya tampak dan terasa seperti versi singkat dari jenis sedan. Sebuah coupe dua tempat duduk, di sisi lain terlihat seperti mobil sport. Anda mungkin mengalami masalah kram pada empat-seater coupe - terutama ketika Anda menduduki kursi belakang. Beberapa model coupe yang terkenal di jalan-jalan hari ini terjadi menjadi Bentley Continental GT Coupe, Aston Martin DBS, Chevrolet Monte Carlo, Jaguar XJ (X351), Ferrari 612 Scaglietti dan Saturnus Ion 4-door coupe.

3. Mobil Hatcback

Hatchback adalah mobil yang menggabungkan ruang penumpang dengan ruang kargo sedemikian rupa. Mobil-mobil ini biasanya digambarkan sebagai tiga pintu atau lima pintu hatchback, karena adanya pintu tambahan untuk mengakses ruang kargo. Ruang barang dari mobil-mobil menengah dapat diakses dari kursi belakang. Dalam hal ukuran, hatchback berkisar dari mobil subcompact untuk mobil mid-size, dan  keuntungan bagi kendaraan ini akan lebih mudah untuk menggunakannya dalam lalu lintas kota. Beberapa model hatchback paling populer terlihat di jalan saat ini termasuk nama-nama seperti Audi S3, Geo Metro, Dodge Caliber, Mini Cooper, Chevrolet Aveo, Lexus CT 200h, dll

4. Mobil Minivan

Minivan adalah mobil menengah, lebih tinggi dari sedan atau hatchback, yang paling dikenal adalah interior luas mereka. Mobil-mobil ini juga disebut sebagai kendaraan serbaguna (MPV) atau kendaraan multi-utilitas (MUVs) seperti yang biasa digunakan untuk penumpang serta transportasi barang. Pada beberapa model mobil, kursi bisa dilipat untuk mengubah mobil penumpang ke kendaraan utilitas. Sementara sebagian besar dari mobil-mobil ini adalah roda depan drive, empat wheel drive minivan tidak benar-benar langka. Namun fitur lain yang aneh, di sebagian besar minivan pintu geser yang membuat tugas pemuatan barang jauh nyaman. Beberapa model mobil yang paling populer untuk dilihat saat ini adalah Dodge Grand Caravan, Volkswagen Routan, Kia Carnival, Hyundai Entourage, Toyota Sienna, Honda Odyssey, dll.



5. Mobil Sedan

Sedan berkisar dari menengah untuk model besar, dan biasanya memiliki dua baris kursi dengan ruang yang cukup, tidak seperti jenis coupe . Sementara dua remaja duduk di kursi belakang coupe akan merasa sedikit sempit, dua orang dewasa dapat mengambil kursi belakang sedan tanpa memiliki perasaan seperti itu - yang membuat mobil ini ideal untuk keluarga. Sedan yang jauh mobil paling umum mobil sedan corolla, dan selanjutnya dikategorikan ke dalam sedan mewah - dengan interior mewah yang mendefinisi ulang konsep perjalanan mewah , dan sedan olahraga - yang terlihat dan terasa sporty karena desain tweak dan mesin yang kuat . Honda Accord , Toyota Camry , Subaru Legacy , Ford Taurus , BMW Seri 7 , dll adalah beberapa contoh dari sedan tersedia di berbagai belahan dunia saat ini .
Sedan Mewah - Maserati Quattroporte , Lincoln Town Car dan Rolls - Royce Ghost
Sedan sporty - Aston Martin Rapide , Mitsubishi Lancer Evolution dan Lexus IS - F

6. Sports Car

Mobil sport tidak benar-benar perlu perkenalan, kekuatan ini dikemas mobil dua tempat duduk , dirancang khusus untuk jam kecepatan luar biasa , sangat populer di kalangan semua kelompok umur . Fitur mereka menonjol termasuk mesin berotot, terlihat ramping berdasarkan hukum aerodinamika , manuver menakjubkan, kapasitas tempat duduk terbatas dan kurangnya ruang kargo. Meskipun mobil-mobil ini terlihat dan terasa banyak seperti coupe mewah. Mobil sport tidak diragukan lagi mahal, tapi mobil-mobil ini dimaksudkan untuk orang-orang yang tidak suka berkompromi pada kekuasaan. Sebuah mobil sport dari produsen terkenal - dengan kemampuan untuk 200 mph atau mempercepat dari 0-60 dalam waktu kurang dari 7 detik , pasti akan datang dengan label harga lebih dari $ 400.000. Beberapa mobil sport paling populer yang tersedia saat ini adalah Bugatti Veyron Super Sport , SSC Ultimate Aero TT , McLaren F1 , Ultima GTR , Ferrari Enzo dan Jaguar XJ220 .

7. Sport Vehicle ( SUV )

Kendaraan sport - atau SUV bahwa mereka sering disebut sebagai kendaraan yang dirancang untuk berkendara di jalan biasa serta medan off-road . Di beberapa negara , SUV juga disebut sebagai kendaraan off road . Fitur menonjol dari SUV termasuk ground clearance yang luar biasa , empat - wheel drive dan styling kasar . Tidak semua kendaraan four-wheel drive memenuhi syarat sebagai SUV juga, karena fitur ini juga terlihat pada jenis kendaraan saat ini. Sementara SUV dan station wagon mungkin tampak identik , fakta bahwa yang terakhir dibangun di atas chassis ringan membedakan keduanya. Kendaraan sport yang lebih dikategorikan menjadi tiga jenis SUV kompak, SUV menengah dan SUV ukuran penuh. Meskipun serbaguna , kendaraan ini dapat dikenakan biaya mahal ketika pemeliharaan . Beberapa model SUV yang telah menjadi populer dengan waktu adalah :
Compact SUV - Hyundai Tuscon , Jeep Compass , Range Rover Evoque
SUV menengah - Chevy Traverse , Ford Escape, Range Rover Sport
SUV Full Size - Nissan X-Trail, Toyota Sequoia , Ford Explorer , Lincoln Navigator

8. Station Wagon

Station wagon adalah kendaraan penumpang yang menampilkan atap yang relatif panjang dan area kargo yang luas di bagian belakang. Meskipun ruang kargo di kendaraan ini kurang dibandingkan dengan minivan, kita tidak dapat mengabaikan fakta bahwa ia memiliki ruang penumpang yang setara dengan sedan . Lima pintu kendaraan dengan pintu kelima di belakang pemberian akses ke area kargo , juga dilengkapi dengan bukaan pintu yang menjamin pemuatan mudah muat kargo . Meskipun konsep ini mirip dengan hatchback , mobil jenis kedua berbeda satu sama lain - terutama dalam hal ukuran . ia popularitas station wagon telah turun akhir-akhir ini , terutama karena munculnya kendaraan sport dan mobil kecil lainnya - kedua kategori perbankan pada suatu sifat karakteristik tertentu. Beberapa station wagon yang terlihat di jalan-jalan sekarang termasuk model seperti Honda Accord wagon , Nissan Avenir , Volvo 245DL Wagon , dll

Jenis Mobil dengan Merk Dan Type Untuk Cover Mobil



1. HATCH BACK (4 Meter)

Toyota    : Starlet, Yaris, Etios, Agya
Honda    : New Jazz, Jazz, Estilo, Brio
Suzuki  : Karimun Kotak|estilo|Wagon|, Katana, Jimny, Swift, Splash, Forsa
Kia   : Visto, Picanto, All new Picanto, Pride, all new pride
Hyundai   : Atoz, Getz, i10, i20
Ford   : Fiesta, TX 3
PeugeoT  : 107, 206, 207
Mazda   : Mazda 2, 323 HB, MR90
Proton   : Savvy, satria Neo
Mitsubishi   : Mirage
Nissan   : March
Geely   : LC Panda, LC Cross, MK2
Chevrolet   : Aveo, Sparkn New Spark
Daihatsu   : Ceria, Charade, Sirion, YRC, Copen, Ayla
Chery   : QQ
Mercedes   : A Class

2. SMALL SEDAN (4.5 Meter)

Toyota   : Corolla (SE Saloon, Twin Cam, Great, All New 1.6, All New 1,8), Corona SE
Honda   : Civic (Wonder, Grand, Genio, Ferio, VT-i), Accord
Suzuki   : Baleno, Esteem, Baleno Next G
Kia   : Sephia/Timor, All New Rio, New Pride
Hyundai   : Accent, Avega, Verna, Elantra
Ford   : Laser (Gia, champ, Lynx, TX5, Sonic), Focus Sedan
Peugeot   : 207 Sedan, 306, 405, 504, RCZ
Mazda   : 323 (Trendy, Interplay, Lantis/Familia, Astina) , MX6, RX8
Proton   : Gen2, Saga, Waja
Mitsubishi   : Lancer (SL, Dangan, GLX, GTi, SE, Evo1 -8)
BMW   : Seri 3 (E30), Z3/Z4
AUDI   : TT
Chevrolet   : Kalos
Daihatsu   : Classy, Charmant
Geely   : MK
Mercedes   : 190E (W201), SLK Class (R171)
Nissan   : Sunny, Latio Sedan
VW   : Beetle, Safari, New Beetle, Etios Valco

3. MEDIUM SEDAN (4.5 – 4.9 Meter)

Toyota   : Corolla Altis, Corona (TT, Twincam)
Honda   : All New Civic, accord prestige
Suzuki   : New Baleno
Nissan   : GT-R
Hyundai   : Coupe
Chevrolet   : Cruze, Optra
Peugeot   : 406, 408
Mazda   : 626 Capella, Mazda 3
Audi   : A5 Coupe, R8
Mitsubishi   : Lancer  Evo 7 - 10
BMW   : Serie 3
Mercedes   : C Class (W202, W203, W204), SL Class (R230), SLS AMG
Kia   : Shuma
Volvo   : 850, C70, S40, S60

4. LARGE SEDAN (5.5 Meter)

Toyota   : Corona Absolute, Mark II, Cressida, Crown, Camry
Honda   : Accord (Maestro, Cielo, VT-I)
Nissan   : Cefiro, Teana
Hyundai   : Sonata
Infiniti   : G Coupe, M Sedan
Peugeot   : 505, 508, 605
Mazda   : 626, Cronos, Mazda 6
Audi   : A4, A6
Mitsubishi   : Galant (Sigma, Eterna, Hiu)
BMW   : Serie 5 (E34, E39, E60, GT), Serie 6
Lexus   : GS 250, GS 350, GS 450h
Mercedes   : E Class (W123, W124, W210, W211, W212), CLS (W219)

5. EXTRA LARGE SEDAN (6 Meter)

Nissan   : Infinity
Lexus   : LS460L, LS600HL
BMW   : Serie 7 (E32, E38, E65, F01)
Mercedes   : S class (W126, W140, W220, W221)
Volvo   : 960 Executive, S90 Executive
VW   : Phaeton

6. SMALL MPV / MEDIUM HATCHBACK (4.5  Meter)

Toyota   : All New Avanza, Avanza, Kijang Short (grand, super, Kapsul)
Honda   : Freed, Mobilio
Suzuki   : Futura, Aerio, Ertiga
Daihatsu   : Xenia, Zebra, Espass, Ertiga
Peugeot   : 307, 308
Mazda   : Premacy Vantrend
Mercedes   : B class (W245)
Audi   : A3
Ford   : Focus
Hyundai   : Matrix
Kia   : All New Rio
Nissan   : Livina XR, Livina X-Gear
VW   : Golf MK6, Scirocco
Chevrolet   : Spin

7. MEDIUM MPV (5 Meter)

Toyota   : Prius, Wish, Kijang Long, Kijang Innova, Noah, Picnic
Honda   : Stream
Isuzu   : Panther, New Panther
Nissan   : Grandlivina, Evalia
Suzuki   : APV/APV Arena
Mitsubishi   : Kuda
Daihatsu   : Grandmax, luxio
Kia   : Carens, Carens II
Chery   : Eastar
Chevrolet   : Estate
Mazda   : Tribute, E2000
Proton   : Exora
Suzuki   : APV/APV Arena
Volvo   : V70
VW   : Touran

8. LARGE MPV (5.5 Meter)

Chevrolet   : Orlando
Daihatsu   : Taft Hi Line
Honda   : Oddysey
Mitsubishi   : Chariot, Grandis
Nissan   : Serena, New Serena
Peugeot   : 5008
Toyota   : Previa, Estima
VW   : Tiguan

9. EXTRA LARGE MPV (6 Meter)

Honda   : Elyson, Noah
Hyundai   : Trajet
KIA   : Carnival, Sedona
Mercedes   : M Class
Nissan   : Elgrand
Mitsubishi   : Biante
Peugeot   : 806, 807
Toyota   : Alphard/Vellfire
VW   : Caravelle short

10. EXTRA FULL LARGE MPV
VW   : Caravelle Long
Mercedes   : Vito, Viano
KIA   : Pregio

10. SMALL SUV

Toyota   : RAV4
Honda   : HRV
Daihatsu   : Taruna Short (CL, CX, CSX), Taft GT
BMW   : X1
Mercedes   : G Class Short (W460)
Suzuki   : Vitara/Escudo/Sidekick
Chery   : Tiggo
Mitsubishi   : Outlander Sport
Nissan   : Juke

11. Medium SUV / CrossOver

Honda   : CRV (Gen 1,Gen 2, New)
Daihatsu   : Taruna Long (FL, FX, FGX, FGZ), Terios
BMW   : X2
Mercedes   : Jeep GE Long, M Class
Nissan   : Terrano
Suzuki   : Grand Vitara
Hyundai   : Santa Fe, New Tucson, Tucson
Chevrolet/Opel   : Cherokee, Trooper, Blazer
Ford   : Escape
Mazda   : CX7
Audi   : Q3
KIA   : Sportage, All New Sportage
Mazda   : CX5
Peugeot   : 3008
Toyota   : Rush

12. LARGE SUV / CrossOver

Toyota   : Harrier
Mercedes   : G Class Long
Ford   : Everest
Mazda   : CX7
Audi   : Q5
Chevrolet   : Trooper, Captiva, Blazer
Daihatsu   : Taft Hi Line
Honda   : CRV Gen 1,2, All New CRV
Isuzu   : Panther Hi Sporty
Nissan   : X-Trail, New X-trail
Peugeot   : 5008
Suzuki   : Escudo XL7
Volvo   : XC60
VW   : Tiguan

13. EXTRA LARGE SUV / CrossOver

Toyota   : Fortuner, Land Cruiser/Prado
BMW   : X5, X6
Mitsubishi   : Pajero Sport
Audi   : Q7
Mercedes   : GL Class
Nissan   : Murano, Patrol Long
Volvo   : XC70, XC90

14. EXTRA FULL LARGE SUV / CrossOver
Ford   : Everest
Mazda   : CX9
Mitsubishi   : Pajero CBU

15. DOUBLE CABIN
Nissan   : Colorado
Ford   : Ranger
Isuzu   : D-Max
Mazda   : BT-50
Nissan   : Navara
Toyota   : Hilux

16. MICRO BUS
Kia   : Travello
Peugeot   : Expert Teepe
Hyundai   : H1, Starex,
Toyota : Hiace Commuter

Demikian sajian untuk Tipe dan Jenis Berbagai mobil yang kami sajikan dan mudah-mudahan bisa menjadi referensi sebelum memiliki kendaraan yang akan menjadi pilihan, dan untuk masukan yang bermanfaat saya ucapkan terima kasih.



Foto : Berbagai sumber

Salam Mengemudi

RPM Itu kamu yang menentukan